Setelah Ubuntu Server terpasang di VM, langkah wajib berikutnya adalah mengaktifkan SSH agar server bisa dikelola secara remote dari host. Ini akan mempercepat pekerjaan Anda karena tidak perlu terus membuka console VirtualBox.
Jika server Anda belum terpasang, ikuti dulu: Instalasi Ubuntu Server di VirtualBox untuk Pemula
Dengan SSH, Anda bisa:
Skill SSH adalah fondasi untuk DevOps, cloud, dan administrasi Linux.
Di Ubuntu Server, cek status paket SSH:
sudo apt update
sudo apt install openssh-server -y
sudo systemctl enable ssh
sudo systemctl start ssh
sudo systemctl status ssh
Jika status menunjukkan active (running), layanan siap dipakai.
Secara default SSH menggunakan port 22. Pastikan port ini aktif di sisi guest:
sudo ss -tulnp | grep :22
Jika Anda memakai UFW:
sudo ufw allow OpenSSH
sudo ufw status
Ada dua skenario umum:
Jika VM Anda NAT, ikuti panduan ini dulu: Panduan Port Forwarding VirtualBox untuk SSH dan Web Server
ssh -p 2222 [email protected]
Jika muncul prompt fingerprint, ketik yes, lalu masukkan password user.
Setelah login berhasil, lakukan pengamanan minimum agar lab Anda lebih realistis.
Edit file konfigurasi SSH:
sudo nano /etc/ssh/sshd_config
Rekomendasi awal:
PermitRootLogin noPasswordAuthentication yes (sementara untuk lab awal)PubkeyAuthentication yesMaxAuthTries 3Setelah mengubah file:
sudo systemctl restart ssh
Password login cukup untuk awal, tetapi praktik terbaik adalah memakai SSH key.
Di host, buat key pair:
ssh-keygen -t ed25519 -C "lab-key"
Kirim public key ke server:
ssh-copy-id -p 2222 [email protected]
Setelah key login berjalan, Anda bisa mempertimbangkan menonaktifkan password authentication untuk keamanan lebih baik.
Agar rapi, gunakan pola berikut:
sudo hanya saat diperlukan.Pola ini membantu Anda membangun kebiasaan keamanan sejak awal belajar.
Kemungkinan:
Cek:
sudo systemctl status ssh
Kemungkinan:
Cek kembali mode jaringan VM dan rule forwarding.
Kemungkinan:
authorized_keys.Cek user yang dipakai dan file .ssh/authorized_keys.
Agar jalur belajar Anda runtut dari setup sampai operasi server:
Konfigurasi SSH di mesin virtual Linux adalah langkah yang mengubah VM dari sekadar objek latihan menjadi server yang benar-benar bisa dikelola. Setelah SSH stabil, Anda bisa lanjut ke deployment layanan, otomatisasi script, dan monitoring.
Fokus berikutnya yang disarankan adalah menyiapkan web server ringan, lalu menguji alur deploy sederhana dari host ke VM.